Anak Kunci Komputer (Computer Key)
Anak kunci dengan alur potong bergelombang di permukaan bilahnya, bukan gerigi di tepi. Profil ini lebih sulit diduplikasi sembarangan dan biasanya dipasangkan dengan silinder berpin ganda.
Kamus istilah lengkap untuk handle pintu, engsel, door closer, silinder kunci, gembok, sampai perkakas tukang. Setiap istilah dijelaskan singkat dan ditautkan ke produk serta artikel terkait di Vinindo.
Handle, engsel, door closer, grendel, dan komponen pintu
Anak kunci dengan alur potong bergelombang di permukaan bilahnya, bukan gerigi di tepi. Profil ini lebih sulit diduplikasi sembarangan dan biasanya dipasangkan dengan silinder berpin ganda.
Jarak dari tepi daun pintu ke titik tengah lubang handle atau silinder. Backset menentukan apakah body kunci bisa dipasang pada pintu tertentu, dan salah ukur di tahap ini membuat handle tidak bisa dipasang lurus.
Rumah mekanisme kunci yang ditanam di dalam sisi tebal daun pintu. Di dalamnya terdapat latch (lidah) dan deadbolt yang bergerak saat handle diputar atau kunci diputar. Body kunci menentukan backset dan kompatibilitas dengan silinder.
Bagian pintu yang bergerak dan menempel pada engsel. Tebal daun pintu menentukan panjang silinder kunci yang dibutuhkan, dan beratnya menentukan jumlah engsel yang harus dipakai.
Batang kunci lurus yang hanya bergerak ketika anak kunci diputar, bukan saat handle ditekan. Deadbolt memberi tahanan lebih tinggi terhadap upaya congkel dibanding latch biasa, karena tidak bisa didorong balik dari luar.
Perangkat hidrolik atau pneumatik yang menutup pintu secara otomatis dengan kecepatan terkendali. Door closer mencegah pintu terbanting, menjaga pintu tetap tertutup untuk alasan keamanan, dan mengurangi kebocoran udara ber-AC.
Door closer hidrolik memakai oli sebagai peredam sehingga gerakannya lebih halus dan kuat untuk pintu berat. Door closer pneumatik memakai udara, lebih ringan dan murah, umumnya untuk pintu ringan seperti pintu kasa.
Penahan pintu yang dipasang di lantai, dinding, atau daun pintu untuk membatasi ayunan pintu. Fungsinya mencegah handle membentur dinding dan melindungi engsel dari beban berlebih.
Sendi yang menghubungkan daun pintu ke kusen sehingga pintu bisa berayun. Jumlah dan ukuran engsel disesuaikan dengan berat daun pintu, dan pemasangan yang tidak sejajar adalah penyebab paling umum pintu menggesek lantai.
Engsel berpegas yang membuat pintu menutup sendiri setelah dilepas. Umum dipakai pada pintu dua arah seperti pintu dapur, kafe, dan area servis.
Engsel dengan pelat tipis yang dipasang tanpa perlu pahatan dalam pada kusen. Pilihan praktis untuk pintu ringan dan pekerjaan renovasi cepat.
Pegangan pintu berbentuk bulat yang dibuka dengan cara diputar. Umum dipakai pada pintu kamar dan kamar mandi karena hemat ruang, meski kurang ramah bagi pengguna dengan keterbatasan genggaman dibanding model lever.
Slot geser yang dipasang di permukaan pintu atau jendela untuk mengunci dari sisi dalam. Grendel biasa dipakai sebagai pengaman tambahan di samping kunci utama.
Slot berlubang yang dirancang untuk dipasangi gembok. Dipakai pada pintu gudang, pagar, dan ruang penyimpanan yang tidak memakai kunci tanam.
Grendel yang ditanam rata dengan permukaan daun pintu sehingga tidak menonjol. Umum dipakai pada pintu double untuk mengunci daun pintu yang jarang dibuka.
Batang penahan yang menjaga daun jendela tetap terbuka pada sudut tertentu. Hak angin mencegah jendela membanting saat berangin dan mengatur bukaan ventilasi.
Penentuan arah bukaan pintu, yaitu ke dalam atau ke luar dan ke kiri atau ke kanan. Handing menentukan sisi pemasangan engsel, arah latch, dan posisi door closer.
Komponen pegangan yang dipasang pada daun pintu untuk membuka, menutup, dan mengunci pintu. Handle pintu umumnya terdiri dari gagang (lever), plat atau ring dudukan, dan lubang silinder kunci. Pemilihannya ditentukan oleh jenis pintu (kayu, aluminium, atau kaca), ukuran daun pintu, dan gaya desain interior.
Handle yang dioperasikan dengan cara didorong atau ditarik tanpa perlu memutar gagang. Banyak dipakai pada pintu kaca, pintu kantor, dan area dengan lalu lintas orang yang padat.
Handle dengan garis desain sederhana, tanpa ukiran, biasanya berpenampang lurus atau membulat halus. Cocok untuk rumah bergaya modern minimalis dan mudah dipadukan dengan warna pintu netral.
Handle berukuran panjang yang dipakai pada pintu utama atau pintu double dengan daun pintu tinggi. Bentuknya memanjang vertikal sehingga proporsional pada pintu berukuran besar dan memberi kesan mewah pada fasad rumah.
Handle berukuran sedang yang umum dipakai untuk pintu kamar, pintu samping, dan pintu servis. Ukurannya berada di antara handle rumah besar dan handle minimalis, sehingga paling fleksibel untuk kebutuhan hunian standar.
Rangka yang mengelilingi lubang pintu atau jendela dan menjadi tempat engsel serta pelat penerima kunci dipasang. Kusen yang tidak siku membuat pintu sulit menutup rapat meski handle dan engselnya baru.
Pengait tarik yang menahan daun jendela pada posisi terbuka atau tertutup. Sering dipakai bersama hak angin pada jendela kayu dan aluminium.
Bagian miring pada body kunci yang menahan pintu tetap tertutup tanpa perlu diputar kuncinya. Latch masuk ke lubang pelat penerima di kusen dan bisa didorong balik saat handle ditekan.
Pintu yang bergerak menyamping pada rel, bukan berayun pada engsel. Pilihan untuk ruang sempit karena tidak memerlukan area ayun, dan memakai handle tanam serta kunci khusus.
Pintu yang dirancang menyatu dengan dinding sehingga nyaris tidak terlihat. Biasanya memakai engsel tersembunyi dan handle tanam agar permukaannya tetap rata.
Pelat dudukan berbentuk bundar atau persegi yang menutup lubang handle dan silinder pada permukaan daun pintu. Selain merapikan tampilan, ring melindungi tepi lubang bor dari aus dan menahan posisi handle.
Katup pengatur pada badan door closer yang menentukan kecepatan ayun (swing speed) dan kecepatan rapat akhir (latching speed). Setelan yang terlalu kencang membuat pintu terbanting, terlalu longgar membuat pintu tidak merapat penuh.
Inti kunci berbentuk tabung yang berisi susunan pin dan menjadi tempat anak kunci dimasukkan. Silinder adalah komponen yang paling sering diganti ketika kunci hilang, karena body kunci dan handle tidak perlu ikut dibongkar.
Single open hanya bisa dibuka dengan anak kunci dari satu sisi, sisi lainnya memakai tombol putar. Double open bisa dibuka dengan anak kunci dari kedua sisi, biasanya dipakai pada pintu utama dan pintu belakang.
Slot jendela berpegas yang mengunci daun jendela pada posisi tertutup. Mekanisme pegasnya menahan daun jendela agar tidak bergetar saat angin kencang.
Ketinggian pemasangan handle dari permukaan lantai jadi. Ketinggian yang konsisten membuat pintu nyaman dioperasikan semua penghuni dan menjaga tampilan rapi saat beberapa pintu terlihat sekaligus.
Pegangan yang dipasang pada muka laci atau pintu lemari. Panjang tarikan disesuaikan dengan lebar laci, dan jarak lubang bautnya (center to center) harus dicocokkan sebelum membeli pengganti.
Silinder, body kunci, gembok, dan istilah keamanan
Kondisi bilah anak kunci tertinggal di dalam silinder. Penanganan yang salah dapat mendorong patahan makin dalam dan merusak pin silinder.
Fitur pada silinder atau gembok yang mempersulit pembukaan tanpa anak kunci, misalnya pin bertingkat atau alur kunci non standar. Klaim anti bobol perlu dibaca sebagai memperlambat, bukan mustahil dibuka.
Kunci lepasan yang terdiri dari badan gembok dan shackle berbentuk U. Gembok dipakai pada pintu, pagar, dan lemari yang tidak memakai kunci tanam, dan kekuatannya sangat ditentukan oleh material shackle.
Gembok berbadan bundar dengan shackle yang hampir seluruhnya tertutup badan. Bentuk ini menyulitkan alat potong mendapat sudut jepit.
Gembok dengan badan menutupi hampir seluruh shackle sehingga bidang yang bisa dijepit alat potong sangat kecil. Dirancang untuk pintu gudang dan pagar dengan risiko pembobolan lebih tinggi.
Gembok yang dibuka dengan urutan angka, bukan anak kunci. Cocok untuk pemakaian bersama karena tidak perlu menduplikasi kunci, dan kombinasinya bisa diatur ulang.
Gembok dengan badan berbahan kuningan yang tahan korosi lebih baik dibanding besi biasa. Cocok untuk pemakaian luar ruangan yang terkena hujan dan udara lembap.
Gembok dengan shackle tinggi agar bisa menjangkau rantai tebal atau lubang hasp yang berjarak. Konsekuensinya, bagian shackle yang terbuka lebih panjang sehingga lebih mudah dijangkau alat potong.
Kondisi kunci sulit diputar akibat kotoran, karat, pelumas yang mengering, atau pin silinder yang aus. Penanganan awal berupa pembersihan dan pelumasan kering sebelum memutuskan mengganti silinder.
Set kunci privasi yang dikunci dari sisi dalam dengan tombol putar dan bisa dibuka darurat dari luar. Untuk area basah, material anti karat lebih penting daripada tingkat keamanan.
Mengganti hanya bagian silinder agar kunci lama tidak lagi berfungsi, tanpa mengganti body kunci dan handle. Cara ini lebih murah dan cepat setelah kunci hilang atau pindah rumah.
Batang lengkung pada gembok yang masuk ke lubang hasp atau rantai. Diameter dan material shackle adalah penentu utama ketahanan gembok terhadap gunting potong.
Tang, obeng, gergaji, meteran, waterpass, kuas, dan alat ukur
Pahat baja keras yang dipukul dengan palu untuk membongkar beton, plesteran, dan keramik. Ujungnya tersedia dalam bentuk papak (lebar) dan lancip (titik).
Betel papak berujung lebar untuk mengupas permukaan dan meratakan bidang. Betel lancip berujung titik untuk memusatkan tekanan saat memecah beton keras.
Bulu alami menyerap cat berbasis minyak lebih baik, bulu sintetis lebih tahan terhadap cat berbasis air. Salah memasangkan jenis bulu dengan jenis cat membuat sapuan tidak rata dan bulu cepat lemas.
Alat berbilah baja bergagang untuk mengambil, menempel, dan meratakan adukan semen. Bentuk bilahnya tersedia bulat, persegi, dan normal sesuai kebiasaan tukang dan jenis pekerjaan.
Pisau bermata patah ganti (snap off blade) untuk memotong kertas, kardus, vinil, dan material tipis. Mata yang tumpul dipatahkan agar bagian tajam berikutnya bisa dipakai.
Gergaji bermata lengkung dengan gigi kasar untuk memotong dahan, kayu basah, dan material yang tidak menuntut potongan halus. Bentuk lengkungnya membuat mata gergaji menggigit lebih dalam pada tiap tarikan.
Gergaji bermata kecil dan runcing untuk memotong gypsum dan papan plafon. Ujung runcingnya bisa langsung menusuk permukaan tanpa perlu dibor terlebih dahulu.
Gergaji manual bermata baja untuk memotong kayu dan material ringan. Kerapatan gigi (TPI) menentukan apakah potongan cenderung cepat atau halus.
Gunting bertuas panjang untuk memangkas dahan dan ranting. Mata potongnya melengkung agar dahan tidak tergelincir saat ditekan.
Gunting khusus untuk memotong besi hollow dan rangka baja ringan. Tuas panjangnya memberi daya potong besar tanpa perlu mesin.
Gunting bermata tebal untuk memotong lembaran seng, alumunium tipis, dan pelat baja ringan. Rahangnya dirancang menahan gaya potong tanpa melengkung.
Alat berbilah pipih untuk mengerok cat lama, meratakan plamir, dan membersihkan permukaan sebelum pengecatan. Lebar bilah dipilih sesuai luas bidang kerja.
Alat aplikasi cat berbulu untuk bidang sempit, sudut, dan detail. Kualitas kuas ditentukan oleh daya tahan bulu, kerapatan ikatan, dan kemampuannya tidak merontokkan bulu ke permukaan cat.
Alat aplikasi cat berbentuk silinder berlapis serat untuk bidang lebar. Roller menutup permukaan jauh lebih cepat dari kuas, tapi tetap butuh kuas untuk merapikan sudut.
Kunci dengan rahang yang bisa disetel lebarnya sehingga menggantikan beberapa ukuran kunci pas. Komprominya, cengkeramannya tidak sekokoh kunci pas berukuran tetap.
Batang berpenampang segi enam berbentuk huruf L untuk baut berkepala lubang hexagonal. Umum dipakai pada furnitur rakitan dan komponen mesin.
Kunci berbentuk mulut terbuka untuk memutar mur dan baut berukuran tetap. Ukurannya dinyatakan dalam milimeter dan harus pas agar sudut baut tidak tergerus.
Kunci dengan mekanisme gigi satu arah sehingga baut bisa diputar tanpa melepas kunci setiap putaran. Sangat menghemat waktu pada baut yang panjang atau posisinya sempit.
Kunci berbentuk selongsong yang menutupi seluruh sisi kepala baut. Cengkeraman penuh ini mengurangi risiko baut menjadi dol dibanding kunci pas.
Kunci sok bergagang melintang berbentuk huruf T yang memberi putaran cepat dengan dua tangan. Sering dipakai pada perbaikan sepeda motor dan mesin.
Proses mengembalikan ketajaman dan sudut gigi gergaji dengan kikir segitiga. Sudut asah dan set gigi (kemiringan kiri kanan) harus dijaga agar potongan tidak melenceng.
Meteran dengan mekanisme pengunci otomatis yang menahan pita saat ditarik dan melepasnya saat tombol ditekan. Mengurangi risiko pita tergulung balik saat mengukur sendirian.
Meteran pita fiberglass panjang dengan pengait tancap untuk mengukur lahan dan jarak panjang. Bahannya tidak menghantar listrik dan tidak berkarat, tapi lebih rentan melar dibanding pita baja.
Meteran gulung bermata pita baja berlapis dengan casing plastik. Dipakai untuk pengukuran jarak pendek sampai menengah pada pekerjaan harian.
Tabung berisi cairan dan gelembung udara pada badan waterpass yang menjadi indikator kedataran. Bidang dianggap datar bila gelembung berada tepat di antara dua garis penanda.
Obeng dengan mata yang bisa dibalik antara plus dan minus dalam satu batang. Praktis untuk perkakas rumah karena mengurangi jumlah alat yang harus dibawa.
Obeng plus (Phillips) bermata silang untuk sekrup berkepala silang, obeng minus (flat) bermata pipih untuk sekrup beralur tunggal. Ukuran mata harus pas dengan kepala sekrup agar tidak dol.
Satu gagang dengan banyak mata obeng yang bisa diganti sesuai jenis dan ukuran sekrup. Cocok untuk perakitan furnitur dan servis peralatan rumah tangga.
Palu dengan kepala pemukul di satu sisi dan cakar pencabut paku di sisi lain. Menjadi palu standar pekerjaan kayu karena bisa memaku sekaligus membongkar.
Penggaris berbentuk L untuk memeriksa dan menandai sudut siku 90 derajat. Dipakai saat memotong kayu, memasang kusen, dan memeriksa kesikuan rangka.
Katup berbentuk bola berlubang yang membuka dan menutup aliran air dengan seperempat putaran tuas. Dipasang sebagai pemutus aliran lokal sebelum titik keran atau perangkat sanitair.
Tang yang bisa dikunci pada posisi cengkeraman tertentu sehingga berfungsi seperti klem tangan. Berguna untuk menahan benda kerja saat mengelas, mengebor, atau membuka baut yang dol.
Tang berahang lebar dan tajam yang dirancang untuk mencabut paku dan memotong kawat tebal. Titik tumpunya dekat rahang sehingga gaya cabutnya besar.
Tang serbaguna dengan rahang bergerigi untuk mencengkeram dan mata potong di bagian dalam untuk memotong kawat. Ini perkakas dasar yang paling sering dipakai di rumah dan bengkel.
Tang berahang panjang dan runcing untuk menjangkau celah sempit dan membentuk kawat. Sering dipakai pada pekerjaan kelistrikan dan perakitan komponen kecil.
Tang dengan mata potong tajam di ujung rahang untuk memotong kawat dan kabel. Bentuk rahangnya rata sehingga bisa memotong rapat di permukaan.
Pahat bermata tipis dan tajam untuk membuat takikan pada kayu, termasuk pahatan dudukan engsel dan body kunci. Ketajamannya harus dijaga agar serat kayu terpotong bersih, bukan tersobek.
Alat ukur sudut horizontal dan vertikal untuk pekerjaan survei dan konstruksi berskala besar. Fungsinya berbeda dari waterpass biasa yang hanya memeriksa kedataran lokal.
Batang sambungan yang dipasang pada gagang roller untuk menjangkau dinding tinggi dan plafon. Mengurangi kebutuhan naik tangga saat mengecat bidang atas.
Jumlah gigi gergaji per inci yang menentukan karakter potongan. TPI rendah memotong lebih cepat tapi kasar, TPI tinggi memotong lebih lambat tapi halus.
Trowel dengan tepi bergerigi untuk membuat alur pada perekat keramik. Alur ini memastikan ketebalan perekat merata dan memperkuat daya rekat keramik.
Trowel polos berbidang rata untuk meratakan acian dan plesteran. Trowel lancip berujung runcing untuk menjangkau sudut dan mengisi celah sempit.
Alat untuk memeriksa kedataran horizontal dan ketegakan vertikal lewat posisi gelembung dalam tabung berisi cairan. Dipakai memastikan pemasangan handle, rak, kusen, dan keramik lurus.
Waterpass dengan magnet pada sisi badannya sehingga bisa menempel pada permukaan besi. Berguna saat memasang rangka baja ringan dan pipa karena kedua tangan tetap bebas.
Bahan, pelapisan, korosi, dan istilah pekerjaan bangunan
Campuran semen, pasir, dan air dengan takaran tertentu sesuai jenis pekerjaan. Takaran air yang berlebih membuat adukan mudah dikerjakan tapi menurunkan kekuatan akhirnya.
Logam ringan yang membentuk lapisan oksida pelindung dan tidak berkarat seperti besi. Dipakai pada kusen, handle, dan waterpass karena ringan tapi cukup kaku.
Sifat material atau lapisan pelindung yang memperlambat pembentukan karat. Klaim anti karat perlu dibaca sebagai tahan korosi pada kondisi tertentu, bukan kebal seumur hidup.
Kelompok stainless steel dengan kandungan nikel yang membuatnya sangat tahan korosi dan tidak magnetis. Umum dipakai untuk hardware di lingkungan lembap atau dekat pantai.
Cat berbasis minyak atau solvent untuk permukaan kayu. Pengenceran memakai thinner sesuai anjuran, dan mencampurnya dengan air akan merusak daya rekat lapisan.
Cat berbasis air untuk permukaan dinding interior dan eksterior. Hasil akhir sangat dipengaruhi persiapan permukaan, takaran pengenceran, dan alat aplikasi yang dipakai.
Pihak yang menyalurkan produk hardware dari pabrikan atau importir ke jaringan toko dan reseller. Distributor umumnya memegang stok multi brand dan menyediakan katalog serta dukungan purna jual.
Stainless steel dengan struktur gabungan austenitic dan ferritic. Kombinasi ini memberi kekuatan mekanis lebih tinggi dan ketahanan korosi yang baik sekaligus.
Kelompok stainless steel berbasis krom tanpa nikel yang bersifat magnetis. Harganya lebih ekonomis dengan ketahanan korosi yang memadai untuk pemakaian dalam ruangan.
Reaksi logam dengan oksigen dan air yang menurunkan kekuatan dan tampilan material. Pada hardware pintu, korosi paling cepat muncul di area kamar mandi, dapur, dan hunian dekat pantai.
Paduan tembaga dan seng yang tahan korosi dan mudah dibentuk. Banyak dipakai pada badan gembok, silinder kunci, dan aksesori pintu bergaya klasik.
Lapisan dempul tipis untuk menutup pori dan retak rambut pada dinding sebelum dicat. Tanpa plamir, cat cenderung menyerap tidak merata dan menampakkan tekstur dinding.
Lapisan adukan semen dan pasir yang menutup permukaan bata sebelum diaci. Ketebalan dan kerataan plester menentukan kesikuan dinding dan kemudahan pemasangan kusen.
Pelapisan bubuk cat yang disemprot secara elektrostatis lalu dipanggang hingga membentuk lapisan keras. Menghasilkan lapisan lebih tebal dan tahan gores dibanding cat semprot biasa.
Pekerjaan perbaikan atau perubahan bagian bangunan yang sudah berdiri. Penggantian hardware pintu dan kunci termasuk pekerjaan renovasi berbiaya rendah dengan dampak fungsi yang langsung terasa.
Pihak yang membeli produk dari distributor untuk dijual kembali ke pengguna akhir atau toko yang lebih kecil. Faktor penentunya adalah kelengkapan stok, konsistensi suplai, dan dukungan katalog dari distributor.
Finishing pelapisan nikel dengan permukaan buram halus, bukan mengkilap. Tampilannya netral dan lebih menyamarkan sidik jari dibanding finishing chrome.
Baja paduan berkandungan krom yang membentuk lapisan pasif tahan korosi di permukaannya. Dipakai pada hardware pintu yang menuntut ketahanan karat dan tampilan mengkilap tanpa pelapisan tambahan.
Paduan berbasis seng yang dicetak tekan sehingga bisa membentuk detail rumit dengan biaya produksi rendah. Umum dipakai pada tarikan laci dan aksesori jendela.
Vinindo menyalurkan hardware pintu, kunci, gembok, dan perkakas tukang lewat jaringan agen resmi di berbagai kota.